Kembali Menulis Bersama IIP dan ODOPfor99days

Kembali Menulis Bersama IIP dan ODOPfor99days

Bismillaah… Semoga saya kembali rajin menulis. Ini adalah blog berbayar kedua saya, yang pertama udah hangus dan tidak pernah diisi dengan konsisten karena saya belum ngerti dunia blogging dan saat itu masih banyak mikirnya daripada aksinya.hehe… Yang ada malah terus menunda menulis. Nyesel ya pastinya udah beli domain tapi ga diisi. Banyak rencana tapi ga dieksekusi, ngerjainnya setengah-setengah tapi ga dituntasin. itulah salah satu kelemahan saya yang kadang perfeksionis, nunggu sempurna dulu.hihi…

Eits… itu dulu, sekarang udah move on dong 🙂 Alhamdulillaah di awal tahun 2017 saya ketemu dengan komunitas Institut Ibu Profesional (IIP) yang dimotori oleh Kartini masa kini Ibu Septi Peni Wulandani.

Komunitas IIP ini merupakan tempat belajar para calon ibu dan ibu yang ingin menjadi ibu betulan bukan ibu kebetulan. Info lengkapnya klik disini ya.  Bersyukur sekali tergabung di komunitas ini yang berskala nasional dan internasional. Ribuan ibu antusias mengkuti setiap kelasnya. Senang bisa belajar, berbagi, dan menginpirasi satu sama lain.  Ada tahapan kelasnya, mulai dari Matrikulasi, Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif sampai Bunda Sholehah.  Semua kelasnya diikuti secara online melalui kulwap (kuliah via whatsaap) dan diskusi yang dipandu oleh fasilitator dan koordinator kelas. Gak cuma itu, untuk mengasah skill kita sebagai ibu tentu tidak lepas dari yang namanya tugas melalui tulisan Nice Home Work (NHW) di Kelas Matrikulasi dan Tantangan 10 Hari di Kelas Bunda Sayang. Nah mau ga mau dituntut untuk rajin nulis kan. Tulisannya boleh dibuat dengan menggunakan media sosial, google document, atau blog pribadi.  Tugas di kelas matrikulasi saya coba pakai google doc, pas masuk kelas bunda sayang beralih pakai blog tumblr gratisan. Tapiiii… saat postingan udah banyak, udah ngerjain sampai level 8, tiap levelnya minimal 10 hari, tiba-tiba tumblr diblokir dan susah diakses. Huft… sedih 🙁 sayang banget itu 80 jurnal kegiatan anak saya. Alhamdulillaahnya masih bisa dibuka dan copy paste ke media lainnya. Dokumen tetap aman.

Berbekal pengalaman di atas dan saat ini pun saya mulai bergabung dengan komunitas ODOPfor99days di facebook, maka saya bertekad untuk mulai latihan ngeblog dengan blog berbayar biar lebih nyaman menuangkan kreativitas di rumah sendiri dan berlatih konsisten menulis bersama ODOPers. Bismillaah semoga saya istiqomah, do’akan dan saling suport ya teman-teman 🙂



Saya juga terinspirasi oleh Bu Septi saat mengikuti webinar (seminar via website) materi terakhir kelas Bunda Sayang Batch 2 level 12 tentang Keluarga Multimedia, beliau membuka rahasia suksesnya, salah satunya melalui quotes ini :

“Jangan  menunggu sempurna untuk mengerjakan sesuatu, kerjakan dengan istiqomah dan terus update diri.” (Septi Peni Wulandani – Founder IIP)

Beuh quotesnya nampar banget. Saya harus bergegas memulai blogging walaupun tampilan blog ini masih belum sempurna karena keterbatasan ilmu. Setiap hari saya meluangkan waktu untuk belajar otak atik blog berbasis wordpress ini melalui video tutorial wordpress untuk pemula bahasa Indonesia dari Bang Junior Dev di Youtube. Posting dulu aja, penyempurnaan tampilan kemudian 🙂 Saya juga cari-cari inspirasi dari beberapa blogger terutama sering kepoin blog penggagas komunitas ODOPfor99days Mba Shanty Dewi Arifin. 

Sebetulnya saya juga udah telat memulai postingan untuk latihan ODOPfor99days sesi 2 tahun 2018, yang berlangsung Mei – Agustus 2018 ini. Udah ketinggalan 2 bulan satu minggu. Saya baru ngerjain free writing dan baca buku setiap minggunya, tapi ga pernah ngisi form setoran ODOP mingguan karena masih bingung, jadi observer dulu aja deh.  Target bulan ini saya harus mulai posting dan ngisi form setoran ODOP mingguan. Awalnya merasa susah mau mulai nulis apa dengan syarat satu postingan minimal 500 kata, tapi karena tekad kuat untuk bisa menulis (berharap bisa gabung di grup WA ODOPers dan komunitas emak-emak blogger juga.hehe)  akhirnya pecah telor juga postingan pertamaku ini. Yeay alhamdulillaah 🙂

“Tidak semua orang harus jadi Penulis. Tapi semua orang perlu belajar mengungkapkan pikirannya dalam bentuk tulisan.” (ODOPfor99days)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *