Jurnal 1 Telur Hijau – Lacak Kekuatanmu

Jurnal 1 Telur Hijau – Lacak Kekuatanmu

Dongeng 1 dan Bermain

Setelah mendengarkan dan meresapi dongeng perdana dari Bu Septi Peni Wulandani, maka saatnya bermain. Asiiik… Di kelas Bunda Cekatan ini metode belajarnya menyenangkan, seperti yang disukai anak-anak, yaitu: dongeng, bermain, hadiah, dan kejutan.

Permainan pertama di tahap telur-telur adalah Lacak Kekuatanmu. “Emak-emak itu strong banget”. Yup betul sekali ungkapan itu. Seorang ibu kodratnya diciptakan untuk bisa multitasking dan punya jatah 20.000 kata per hari. Terkesan cerewet, banyak ngomong tapi bisa beresin banyak kerjaan dalam 24 jam. Bahkan sambil gendong anak (pengalaman pribadi). Kereen kan… Eits tapi pernah kepikir ga sih tentang kebahagiaan ibu. Bahagiakah dia? Atau cuma menggugurkan kewajiban sebagai rutinitas? Sehingga banyak ibu rumah tangga yang ngerasa begitu-begitu aja dan profesi ini dianggap kurang keren.

Jangan sampai deh mengorbankan kebahagiaan itu. “Jadi ibu harus bahagia, biar seisi rumah ikut bahagia.” Begitu dongeng Bu Septi. Maka seorang ibu harus tahu aktivitas apa yang membuat dia bahagia.

Permainan 1 – Lacak Kekuatanmu

Gimana rumusnya supaya ibu bisa easy dan enjoy menjalankan aktivitasnya? Yuuk, kita list semua aktivitas sebagai perempuan, istri, dan ibu. Lalu masukan dalam matriks daun ini. Kelompokkan aktivitas yang suka dan bisa (yang membuat mata berbinar-binar dan hati bahagia, AHA…), suka tidak bisa, bisa tidak suka, tidak bisa dan tidak suka.

Selain itu, kita juga harus membuat kandang waktu untuk kelompok aktivitas tersebut. Kalau Bu Septi menerapkan konsep 7 to 7. Jam 7 pagi-7 malam mengerjakan aktivitas yang suka dan bisa, di luar jam itu untuk aktivitas lain.

Ini aktivitasku:

Matriks daun untuk aktivitas

Setelah itu kita masukkan aktivitas suka dan bisa ke matriks telur-telur warna hijau. Cukup 5 hal. Pilah pilihnya melalui perenungan panjang.hehe… Karena inilah yang akan menjadi pijakan kekuatan kita untuk menjadi bunda cekatan. AHA, aku sudah menemukannya.

Matriks telur-telur

AHA, inilah 5 kekuatanku:

  1. Maen bareng anak & suami

Aktivitas paling seru ni, seneng dan bahagia banget kalau udah ngumpul sama mereka. Maen bareng, ngobrol bareng, dan aktivitas bareng. Apalagi pas hari libur, bisa santai, ketawa ketiwi, dan maen bareng tanpa mikirin kerjaan. Pelukan hangat mereka adalah mood booster terbaik. Nyamaan rasanya… “Harta yang paling berharga adalah keluarga. Harta yang paling indah adalah keluarga'” (Ost Keluarga Cemara). Mikir ratusan kali untuk ngejar karir yang harus ninggalin mereka. Ku tak sanggup… Maka ku pilih karir yang bisa dikejar tapi tetap bersama keluarga.

  1. Manajemen klinik & konseling

Saya berprofresi sebagai seorang dokter. Selain jadi fungsional, saya juga diamanahi sebagai Kepala Klinik Darul Arqam. Skill manajerial untuk manajemen klinik  yang baik harus terus ditingkatkan. Saya suka belajar manajemen klinik, yang merupakan passion dan sesuai dengan hasil temu bakat melalui ST30. Alhamdulillaah dapet mentor online dan offline.

Saya  juga senang senang ngobrol dan  konseling pada siapa saja yang memerlukan. Karena banyak hal yang bisa kita gali melalui konseling, dapat mengidentifikasi masalah seseorang lalu dicari problem solvingnya.

  1. Gema rapi & zerowaste

Saya orang yang suka rapi, bersih, dan teratur. Seneng banget beres-beres dan bersih-bersih. Ini adalah salah satu keterampilan hidup yang diajarkan orang tua sejak SD. Baru sedikit baca buku Marie Kondo dan Gema rapi. Tahun ini saya sudah mengosongkan isi rumah dari barang-barang yang tidak berguna dan masih layak pakai. Seneng banget…… Sedekah dan bahagia bermanfaat untuk orang lain.

Memulai zerowaste juga di tahun ini melalui rumbel zerowaste Ibu Profesional Garut. Mengolah sampah organik dan anorganik. Membuat biopori, ecoenzyme atau dikasih ke domba untuk sampah organik. Serta dijadikan ecobrick untuk sampah anorganik. Belanja pakai kantong dan wadah sendiri. Menghindari belanja2 barang yg banyak sampah plastiknya. Rayyan pake clodi, bawa tumbler dan sapu tangan setiap pergi. Awalnya terasa berat, lama-lama asik juga ga banyak sampah.

  1. Eating clean & masak sehat

Di tahun ini pula saya beres membaca 5 buku karya mba Inge Tumiwa Bahren tentang Eating Clean. Buku bergizi, yang mudah dipahami dan diamalkan. Diperkuat juga dengan ilmu jurus sehat ala Rosulullah dari Instagram dr. Zaidul Akbar. Perlahan tapi pasti saya praktekan ilmunya, dan ternyata memberi efek positif ke badan.

Dengan menjaga pola makan sehat, badan lebih fit, ga gampang ngantuk, selalu energik. Ibadah juga lebih semangat. Saat cheating berasa ga enak badan.

Pola makan sehat ini harus ditunjang dengan keterampilan masak sehat. Awalnya saya ga suka dan ga bisa masak, setelah baca buku Mba Inge tentang Masak Sehat itu Mudah saya terus berlatih bikin masakan dan kue sehat, alhamdulillaah suami dan anak seneng. Saya bahagia ketika masakan dan kue yang dibikin laris manis. 

  1. Urbanutrigarden

Awal September 2019 saya dan uni ikut workshop urbanutrigarden di Fam Organic, Sarijadi Bandung. Belajar dari Green Couple, Bpk Soeparwan Soeleman dan Ibu Donor Rahayu. Mereka juga nulis buku Halaman Organik. Lengkap deh referensinya.

Bukan hanya workshop, kami juga praktek berkebun indoor dan outdoor, sample tanaman bisa dibawa pulang. Setiap hari harap-harap cemas menunggu pertumbuhan baru dan senang sekali ketika tunas bermunculan. Masya Allah… 

Senang sekali bisa hidup untuk memelihara ekosistem, bukan egosistem. Bukan sekedar urusan dengan manusia, tapi lebih pada bentuk ibadah kepada sang Pencipta.

 

Alhamdulillaah tahun 2019 saya sudah menyusun puzzle kehidupan yang pernah terserak dan menemukan AHA momentnya. Bismillaah saya bisa menjadi Bunda Cekatan…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *